Total Tayangan Halaman

Jumat, 08 April 2011

"HANTU TETE KAIN MELOROT....?" (sorry....)



Udah lama pingin posting tentang film indonesia,kangen juga sama film-film indonesia,inget dulu kalau mau nonton film ya di TUGU (koperasi tata usaha guru) cijulang yg disulap jadi bioskop apalagi nonton paling depan dipanggung sambil tiduran atau kelas festival duduk lesehan (kalau ada yg kentut pasti heboh...)atau dibalkon ini untuk yg punya pasangan ,tentu dengan bayar kursi Rp1000 sama KANG OBON .filmya jaman2nya BARRY PRIMA...



Atau lebih ekstrim lagi kalau mau nonton di pasar cijulang tentunya disulap juga jadi bioskop (jam 3 sore udah berderet tempat duduk persis kayak mau hajatan hehehe...)



Atau nonton layar tancap di lapang taruna cijulang (ini lebih enak bawa tikar sambil tiduran ,makan suuk atau martabak kalau beruntung dapat hadiah dari produk yg dijual bisa dapet payung,kaos,jam dinding atau radio 2 band)

Akhirnya film-film indonesia mulai surut produksi paling banter film-film seputar hantu, panas2n diranjang sampai gerah tuh pakaian dicopot satu-satu meski nontonnya nanggung soalnya tiba2 film diarahkan ke lukisan atau ke meja makan hehehe...

Nah barulah era 90 mulai ada bioskop nanjung dipangandaran lumayan bisa nonton film-film barat (kalau mau nonton kayak rombongan pengantar pengantin...sewa mobil segala hahaha...kang agus S.O thank mobil elf gratisannya bawa rombongan nonton ke nanjung seminggu sekali )
Mati suril-ah film indonesia..................................................................................................................... Barulah dengan kemunculan film AADC  dan PETUALANGAN SERINA awal kebangkitan perfilman indonesia,

Maka bermunculan film-film berkualitas dari sineas muda indonesia dan slogan  jadul kembali  dipake "menjadi tuan rumah di negri sendiri"

Tetapi akhir akhir ini film indonesia kembali diramaikan dengan film HANTU-HANTUAN, TETE-TETEAN dan KAIN MELOROT = HANTU TETE KAIN MELOROT




Tentu yang jauh dari kualitas cuma mengedepankan keuntungan dan kemolekan pemainnya tanpa karakter apalagi watak plus promosi murah dari Infotainmen tentang perseteruan antara pemain,sutradara atau protes masyarakat yang menganggap ceritanya KONTROVERSIAl........

wasallam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar